6 Cara Menyimpan Dan Mengolah Daging Hewan Qurban Yang Benar

Ayead Gaptek 7:53 PM
Mendekati hari Raya Idul Adha, sudah dapat dipastikan banyak pedagang hewan qurban  yang bermunculan. Dalam memilih hewan qurban nanti, sebaiknya betul-betul diperhatikan agar mendapatkan hewan yang memang layak untuk diqurbankan. 


                Nah, bagi yang dapat jatah pembagian daging qurban, sudah tahu belum bagaimana cara menyimpan dan mengolah daging yang benar? Jika belum, sebaiknya baca ulasan pada artikel ini hingga tuntas.

1.       Simpan Dalam Kulkas Bersuhu Tepat

Usai mendapat pembagian daging qurban, biasanya banyak orang yang langsung memasukkannya ke dalam kulkas agar awet. Namun, sangat jarang yang memperhatikan keadaan suhu tempat daging disimpan, padahal hal ini juga sangat penting untuk diperhatikan. Jika daging disimpan dalam waktu yang lama, misalnya 1 minggu, maka sebaiknya tempatkan dalam bagian kulkas yang bersuhu 1OC atau masukkan ke dalam bagian freezer. Bisa juga tambahkan pembungkus kertas pembeku atau alumunium foil agar daging benar-benar terlindungi dengan aman dan tidak cepat rusak.

2.       Cairkan Daging Beku Dengan Benar

Ketika daging hewan qurban sudah lama disimpan dalam freezer, sudah pasti akan menjadi beku. Saat hendak dimasak, jangan buru-buru merendamnya dengan air untuk membuat daging beku mencair, cukup pindahkan daging ke bagian kulkas yang suhunya lebih tinggi agar daging dapat mencair dengan sendirinya secara perlahan. 

Global Qurban

3.       Hindari Mencuci Daging Yang Salah

Teknik mencuci daging sangat berpengaruh terhadap kualitas dan tekstur daging ketika dimasak. Untuk itu, perhatikan betul cara mencucinya. Hindari untuk mencuci daging dengan air yang kotor dan terlalu lama karena dapat membuat daging terkena bakteri dan juga membuat teksturnya jadi keras. Cuci menggunakan air yang bersih dan jangan merendamnya terlalu lama karena hal ini dapat mengurangi kandungan nutrisi pada daging. Selain itu, apabila daging terlalu lama direndam, dapat mengakibatkan tampilan daging menjadi kurang segar, pucat dan kurang menarik. Cuci daging secukupnya saja!

4.       Letakkan Pada Tempat Yang Bersih

Hal lainnya yang perlu diperhatikan adalah dalam meletakkan daging. Terkadang, karena alasan belum diolah atau dimasak, daging diletakkan sembarangan. Padahal ini tidaklah baik karena berpotensi membuat daging menjadi kotor dan terkontaminasi bakteri. Tetap jaga kebersihan daging dengan cara meletakkannya ditempat yang bersih atau masukkan daging ke dalam tempat khusus misalnya toples agar lebih terjaga dan tidak kotor. Daging yang bersih tentu lebih aman dan sehat dikonsumsi. Jadi, jaga selalu daging hewan qurban agar higienis.

5.       Perhatikan Cara Memotong

Dalam hal memotong daging hewan qurban, juga tidak sembarangan. Perlu ilmu dan teknik pemotongan yang tepat. Cara memotong atau mengiris daging yang benar yaitu dengan cara menggunakan pisau yang tajam serta mengikuti arah serat daging. Dengan cara seperti ini, hasil pemotongan daging akan bagus dan mudah untuk dimasak, rasanyapun jadi lebih nikmat dan empuk disantap.

6.       Masak Daging Dengan Suhu Panas 71O C

Ada beberapa cara dalam memasak daging, ada yang dibakar, dioseng atau direbus. Apapun cara memasaknya, pastikan memasak daging menggunakan suhu yang benar yaitu di atas 71O C. Ini bertujuan untuk mematikan bakteri yang mungkin terdapat pada daging sehingga ketika dikonsumsi, daging yang sudah dimasak aman dan tidak menimbulkan penyakit. Selain itu, daging akan matang dengan sempurna dan tetap empuk atau mudah saat digigit.

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔