Bumerang, Operasi Plastik yang Kita Kenal Bisa Juga Membawa Kerugian

Ayead Gaptek 8:10 PM

Operasi plastik sudah begitu akrab di telinga ini. Isu tentang banyaknya artis yang melakukan operasi plastik memang belum tentu benar adanya, namun berita tentang banyaknya orang yang gagal melakukan operasi plastik bukan cuma isapan jempol belaka. Coba saja kamu masukkan keyword operasi plastic di halaman google, secara otomatis akan menampilkan beberapa kasus operasi plastik yang mengalami kegagalan.

Ya, risiko kegagalan begitu besar terjadi dalam operasi plastik. Itulah mengapa sebaiknya tidak asal mengatakan ‘iya’ saat akan memutuskan melakukannya. Akan selalu ada kemungkinan gagal meski tidak diharapkan, maka jangan heran ada saja dokter yang akan menolak keinginanmu melakukan pembedahan, apalagi jika dianggap ekstrem. Tapi bukan berarti penolakan pun akan diberikan oleh semua dokter bedah plastik. 

Perawatan Tubuh

Harga body treatment satu ini pun beragam. Tapi bisa dibilang, semua di atas rata-rata dan pasti mahal. Bersyukurlah, karena kamu patut curiga jika ada penawaran operasi plastik yang harganya murah. Tenaga medis ahli yang menangani operasi plastik juga harus dipastikan kemampuannya. Jika dokter menyeddot lemak dalam tubuh terlalu banyak bisa sampai menyebabkan kematian.

Hampir semua bagian tubuh bisa ‘diubah’ sesuai permintaan, namun ingat akan faktor risiko yang juga besar. Kenali dulu tiga jenis proses operasi plastik yang terus digemari orang ini.

1. Bedah plastik. Sampai pada tahap ini, ada masalah emosional dan mental yang juga mengincar kesehatanmu. Pro dan kontra dari keluarga dan lingkungan sekitar akan membuatmu bimbang dan kadang meruntuhkan rasa percaya diri. Buruknya, jika hal ini diterima secara buruk oleh pelaku oplas, mereka justru akan terus melakukan oplas untuk membantah anggapan buruk sekitar. Risiko kesehatan pun begitu bervariasi. 

2. Botox. Di dunia kecantikan botox dipercaya bisa menghilangkan kerutan untuk sementara. Metode ini melumpuhkan otot penyebab keriput. Risikonya, kamu akan merasakan tubuh memar, bengkak, dan nyeri di daerah yang disuntik botox. Besarnya risiko yang bisa menimpamu menyebabkan beberapa Negara justru melarang botox dilakukan di sana. 

3. Fillers. Hampir mirip dengan botox, namun fillers biasa dipakai untuk meningkatkan dan memperbesar bibir, pipi dan bagian tubuh lain. Risiko yang ditimbulkan fillers akan jauh lebih berbahaya, karena kemungkinan tubuh menolak dan memicu alergi terhadap zat lebih besar. Pada kasus terparah, fillers bisa membuat wajah melorot hingga menyebabkan kebutaan.

Dunia kecantikan akan terus berkembang dan menawarkan hal baru. Namun sebelum memutuskan mencobanya, bekali diri dengan informasi penuh agar tidak salah pilih. Belum lagi faktor emosional dan finansial yang harus dipikirkan. Lebih baik, mensyukuri apa yang ada saja daripada ingin terus tampil sempurna namun justru berbahaya.

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔