Sasa Santan Kelapa, Andalan Memasak Banyak Ala Pondok Pesantren

Ayead Gaptek 6:17 PM
Sasa, Santan, Kelapa, Kreasi, Masakan, Resep

Belum lama saya lulus dari sebuah sekolah pondok pesantren serta tinggal menetap di asrama. Memang benar bahwasanya bersekolah di pesantren itu mengajarkan tentang kesederhanaan dan senantiasa penuh syukur dalam menjalani kehidupan. Kami telah terbiasa makan dengan menu ala kadarnya dan pastinya suasana saling berbagi selalu kental terasa.

Sebenarnya, banyak hal lain yang diajarkan pendidikan pesantren kepada saya dan teman-teman. Buka hanya masalah ilmu agama tapi kemandirian, kedisplinan, dan masih banyak yang lainnya lagi. Tapi yang memang membuat saya salut adalah kesederhanaan.

Beberapa kali saat saya dan teman saya terlambat mendapat kiriman uang jajan dari orang tua, kami sering bersama membantu para juru masak pondok, untuk sekedar mendapat menu makanan cuma-cuma tanpa harus terbebani pembayaran. Banyak sekali pengalaman yang saya dapat dari momen ini. Ternyata memasak untuk satu pesantren itu sangat melelahkan.

Para juru masak sangat cekatan mengajarkan kami beberapa jenis bumbu dapur yang sering kami pakai untuk memasak. Benar jika menu di pondok itu, terserah apapun lauknya, asal ada kuah atau sayur santan saja pasti sudah afdhol lah ritual kami dalam mengisi perut. Saya pun tak akan pernah lupa dengan andalan kami di dapur pesantren yakni Sasa Santan Kelapa.

Memasak dalam jumlah banyak dengan menggunakan santan instan Sasa sangatlah membantu bagi kami para juru masak pesantren. Pengerjaan yang jauh lebih praktis dan tak membuang waktu serta energi lebih banyak, nyatanya juga memberi keuntungan lainnya yakni santan kental dengan cita rasa kesegaran layaknya santan parut dan peras manual.

Memasak dengan santan instan Sasa juga sangat menghemat waktu dikarenakan santan kemasan tersebut telah matang sempurna. Tak butuh lagi buang waktu lebih lama untuk sekedar menunggu santan mendidih layaknya santan biasa buatan rumahan. Dengan begini, jadwal menghidangkan menu bagi para santri pun bisa tepat waktu serta lebih efisien.

Memasak dengan santan instan Sasa secara rutin ataupun harian juga tak masalah. Pasalnya santan instan satu ini tak mengandung beragam zat aditif yang berbahaya. Paling penting, juga aman dari zat pengawet yang beresiko. Kemasannya yang steril telah lebih dari cukup untuk membuat santan tersebut tetap fresh sampai diterima serta diolah oleh konsumen.

Ketika di pesantren, tak cuma sayur santan saja yang biasa kami buat dengan santan instan Sasa. Misal pernah juga saat momen berbuka puasa, kami membuat menu takjil es santan nata de coco dan nangka yang segar sekaligus sangat praktis. Santannya telah matang, tinggal tuang dan campur saja. Kami juga pernah belajar membuat kukis ala santan Sasa lho.

Santan instan Sasa yang sangat fleksibel serta cocok untuk berbagai macam kudapan sangat membantu para juru masak dalam mengolah beragam menu untuk santri. Kandungan nutrisi atau gizi-nya pun terjamin. Ada nutrisi lemak, karbohidrat, protein serta mineral natrium. Hari-hari santri pun makin semarak serta penuh dengan semangat keceriaan.


Sungguh banyak ilmu yang bisa saya dapat dengan kawan-kawan dari pengalaman memasak di dapur pesantren. Kami belajar tentang kesederhanaan sampai juga tentang efisiensi dalam memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Setelah lulus dari pondok pun, kini di rumah saya juga masih terus menggunakan santan instan Sasa Santan, Aslinya Santan sebagai solusi memasak yang praktis nan lezat.

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔